Langit biru. Awan putih. Cermin bening. Bening sebening hatimu sebelum terkotori asap. Asap polusi hati. Ya, polutan " kata mereka " yang merecoki kebeningan hatimu. Kata mereka badanmu tak indah bentuknya, terlalu banyak gelembung tak diperlukan menempel. Kata mereka wajahmu bak permukaan rembulan, terjal tak rata kebanyakan bukit dan lembah. Kata mereka rambutmu kurang ini dan kulitmu kebanyakan itu; gigimu surplus nikotin-kafein dan matamu kehilangan sinar; perutmu mabuk lemak dan betismu jadi kabar buruk buat maling mangga depan rumah. Disingkat, kata mereka dirimu di depan cermin itu tak sempurna. Lantas? Ini mantraku: alih-alih menjadi racun, polutan "kata mereka" dapat diperlakukan seperti limbah terolah; yang bisa diproses dan dijadikan bahan daur ulang tepat guna. Tak perlu ditelan mentah-mentah, diolah. Tantang cerminmu itu sembari memoles ketaksempurnaan yang menjadi titik krisis percaya dirimu. Tak perlu usaha berlebih hingga merusak jati dirimu. Ber...
Komentar
Posting Komentar